ACAB!
Lihatlah! Rompi anti peluru itu bukan sekadar pakaian, itu rahim iblis yang melahirkan kematian di jalan, melindas dada ojol, memecahkan tengkorak anak kecil, seakan nyawa rakyat hanyalah sampah plastik di parit kekuasaan. Kau teriak "pengayom", tapi tanganmu berlumur darah, tongkatmu bukan hukum itu hanya tulang rakyat yang patah.
Apa gunanya seragammu?Hitam, coklat semua hanya kain busuk yang menutupi bangkai nurani yang membusuk di dadamu. Kau jaga siapa?Negara? Tidak. Kau jaga perut pejabat, meja koruptor, kursi empuk parlemen.
Ah, negeri ini pandai sekali membuat ibu kehilangan anaknya. Dengan alasan pengamanan. Pandai sekali menukar darah dengan kata insiden. Dan rakyat kecil dikubur di bawah alasan prosedur. Sialan!
Komentar
Posting Komentar