meraba-raba


Telah kugantungkan tekad setinggi digantara, berharap segala pertanyaanku terjawabkan. Aku ingin sampaikan pada awan, sudi ia membantuku menjelaskan kepada matahari bahwa ada hati yang sedang mencari arti cinta.


Di bumi, ribuan harap tertancap lewat ucap yang aku sebut itu doa, lalu satu persatu kulemparkan jauh ke puncak langit, berharap di antara banyak doa yang beradu sengit di sana, akan ada satu yang melirik ke arahku.Sama seperti langit, ia tidak perlu menjelaskan tingginya kepada bumi. Ia punya bintang-bintang; ia punya rembulan; juga hujan; bahkan segala bentuk keindahan dimilikinya.


Pun aku, walau dalam posisi diri menunggu, namun tetap dengan kesederhanaan; tanpa menjanjikan kemewahan; tidak ada bunga atau benda berkilau; juga janji yang menggunung.Karena cinta itu bukan semata-mata hadir hanya untuk memberi, tetapi bagaimana ia belajar menerima dan berbagi. Dan cinta bukan hanya sekedar saling memandang satu sama lain, tapi juga sama-sama melihat ke satu arah yang sama dan bagaimana menyatukan hati.



Komentar

Postingan Populer