Senyummu di awal bulan

 Senyum manismu di raut pipi kemerahan itu adalah tetesan halimun yang membasahi segenap kalbuku. Meluruh debu-debu lapuk yang menyesakkan sisa dari muramnya perhelatan rasa di bulan lalu.


Senyum merekah itu memancar dari sucinya hati, bahwa segala sesuatu yang bertumbu pada cinta  akan selalu memberi kehidupan, memberi semangat, memberi gairah, memberi harapan. Senyum manismu adalah mantra yang magisnya memberi nyawa bagi hidupnya hati yang telah mati terbenam oleh puluhan duka.



Dan di awal bulan ini, biarlah senyumu itu mengiringin, sekaligus menjadi peneguh yang menguatkan tumpuanku, agar selalu kuat dalam menerjang badai kehidupan. Walaupun dirimu masih sulit aku jangkau, walaupun di hatimu aku masih belum jadi pemenang.

Komentar

Postingan Populer