Dewi dari timur

 Entah ini sebuah kebetulan atau hanya rekayasa takdir, aku tak pernah membayangkanya semua ini akan terjadi lagi sebelumnya. Sang dewi penakluk hati, dia sudah kembali muncul, menghidupkan kembali rasa-rasa yang sebelumnya pernah mati di terjang kehidupan, mengubah dunia yang aku pandang hitam putih ini tiba-tiba berwarna kembali. Seakan-akan menjawab pertanyaan yang sering hati ini tanyakan. Bagaimana, kenapa , kemana, siapa. Lalu kau menjawabnya dengan seutas senyum damai di parasmu mu.


Kau bagaikan mentari dari timur yang membawaku dari gelapnya malam menuju terangnya dunia, seakan-akan mata mu meyakinkan aku bahwa kau sang dewi penakluk itu. Seperti mata rabun yang di pulihkan, aku kembali memandang cinta dalam aneka rupa, dan melihat jelas di kedalam hatimu, bahwa aku berdiam disitu.


Maka dari itu, jika ada kata yang menjadi semoga untuk sang dewi, tentu aku akan memilih satu saja ; selamanya

Komentar

Postingan Populer