Bahasa tubuh
Saat bersama mu tak tau kenapa, raga dan jiwaku merasa lebih tenang dan nyaman. Saat jiwa ku hampir mati oleh kenyataan yang menyakitkan. Namun tiba-tiba kamu datang membawa sesuatu yang tak pernah kurasakan sebelumnya.
Hari-hari ku merasa lebih hidup. Dengan kedatangan seseorang yang padahal tak pernah kudambakan kedatanganya. Apakah ini namanya cinta, yang pernah orang-orang bicarakan?
Namun semuanya kembali hambar, saat orang itu datang dia mengambil semua raga dan hati mu. Lagi-lagi aku kembali kalah oleh orang yang lebih berani menyuarakan lebih dulu.
Karna aku terlalu takut, untuk menyuarakan kata cinta yang nyatanya itu fana. Karna ketika aku berani menyuarakanya apakah kau akan mengerti dengan ragaku yang menjadi kaku,Saat kau jauh dari ku. Apakah kau tidak mengerti, tentang mata ku yang cemburu saat kau bercengrkaman dengan seseorang selain aku?
Komentar
Posting Komentar