Terkurung
Sempat ku coba berlari di semesta yang luas. Bermaksud menyelamatkan diri dari kesetian yang tak pernah terbalas.Tapi,seperti yang kau lihat. Aku masih terjebak pada masa-masa kita berdua.saat senyumu masih terlukis jelas.menggambarkan kasih sayang yang paling ikhlas.saat bibir mu berjanji agar kita tak saling lepas.Hingga semuanya berhenti,saat kau katakan padaku,"terbanglah sendiri,dengan bebas".
Tanggan ku masih hafal rasanya kau genggam.saat kau berjanji akan terus menuntun ku berjalan meski pandangan ku perlahan memburam.hingga perlahan kau buat luka yang paling dalam.kemudian pergi dari ku tanpa seucap salam.ruas jari-jariku kini kosong ,tak ada lagi jarimu yang mengisinya.
Aku masih hafal rasanya, saat telapak tangan mu mengusap wajah ku.saat pipimu bersandar di pundak ku, "yang dulu kuat sekarang menjadi rapuh".
Wajahku saja masih menyimpan kenagan, Apa lagi hati yang tugasnya memang untuk itu.Rasanya dulu hatiku sangat kecil untuk menampung semua kebahagian yang kau tawarkan.Riwayat pesanmu pun masih tersimpan.masih kucadangkan di mana-mana.masih akan terus kubaca,berulang-ulang.dari awal percakapan hingga akhir perpisahan.hingga akhirnya aku harus melapaskanmu,aku harus melepaskan kita.
Gambar wajah kita juga masih kusimpan.Agar aku inggat kita pernah sampai kesebuah kebahagian.Agar aku inggat,kita pernah mengerti arti kebersamaan. Agar aku tak kehilangan alasaan saat mulai merindukan.Saat harapanku ternyata hanya sebuah harapan.
galmove meren wk
BalasHapus